Hindari Korban Jiwa

Banjir Lahar Semeru Terjang Besuk Kobokan, Bupati Lumajang Minta Penambang Hentikan Aktivitas Sementara

Reporter : Indana Zulfa
Banjir Lahar Semeru Capai Besuk Kobokan, Bupati Lumajang Prioritaskan Keselamatan Penambang

Lumajang – Ancaman banjir lahar Gunung Semeru di aliran Besuk Kobokan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lumajang. Demi menghindari jatuhnya korban jiwa, seluruh penambang pasir di sepanjang sungai terdampak diimbau menghentikan sementara aktivitas hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.

 

Baca juga: Tragedi Longsor Pronojiwo Jadi Peringatan, Khofifah Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Hujan

Imbauan tersebut disampaikan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, saat meninjau kawasan Besuk Kobokan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin (2/11/2026). Langkah ini diambil menyusul terjangan banjir lahar yang terjadi di kawasan tersebut.

 

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah itu menegaskan bahwa keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama. Para penambang diminta tidak mengambil risiko dengan tetap bekerja di kawasan aliran sungai, terlebih kondisi cuaca dan potensi aliran lahar masih perlu diwaspadai.

 

“Keselamatan harus menjadi prioritas. Kami mengimbau para penambang untuk sementara menghentikan aktivitas sampai kondisi di sepanjang aliran sungai dinyatakan aman,” pesannya.

 

Banjir lahar yang menerjang Besuk Kobokan tercatat terjadi sekitar pukul 00.14 WIB dengan disertai getaran banjir (Amak) sebesar 65 milimeter. Meski aliran material vulkanik menerjang kawasan sungai, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, termasuk dari kawasan aktivitas pertambangan.

Baca juga: Khofifah dan Bupati Lumajang Takziah ke Rumah Korban Longsor Pronojiwo, Santunan dan Material Bangunan Disalurkan

 

Bunda Indah mengapresiasi kesadaran masyarakat dalam memperhatikan kondisi lingkungan serta mengikuti langkah-langkah mitigasi bencana. Menurutnya, kewaspadaan menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko, terutama bagi warga dan pekerja yang beraktivitas di sekitar aliran sungai.

 

Sementara itu, Pemkab Lumajang terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan kondisi di kawasan terdampak. Informasi dan arahan petugas diharapkan menjadi perhatian seluruh masyarakat, khususnya para penambang pasir.

Baca juga: Bupati Lumajang Pastikan Warga Sekitar Aliran Lahar Semeru Aman, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

 

Pemerintah daerah juga mengingatkan agar aktivitas penambangan tidak kembali dilakukan sebelum kondisi di sepanjang aliran sungai dipastikan aman.

 

Penghentian sementara aktivitas tambang tersebut merupakan langkah antisipasi untuk mencegah risiko yang lebih besar. Di tengah potensi bahaya lahar Gunung Semeru, keselamatan jiwa harus tetap menjadi pertimbangan utama dibandingkan kepentingan aktivitas ekonomi (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru