Lumajang – Duka mendalam menyelimuti keluarga Imron Rosadi (40) dan putrinya, Hilyatuz Zaskia (9), yang meninggal dunia akibat tertimpa longsor di rumah mereka di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Sabtu (31/10/2026) dini hari. Sebagai bentuk kepedulian, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban, Senin (2/11/2026).
Kehadiran kedua kepala daerah tersebut menjadi bentuk dukungan moril bagi keluarga yang tengah berduka. Dalam kesempatan itu, rombongan mengikuti doa dan tahlil bersama keluarga serta menyampaikan ungkapan belasungkawa atas musibah yang terjadi.
Khofifah menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya ayah dan anak tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.
“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutur Khofifah.
Tak sekadar menyampaikan dukungan moril, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menyalurkan santunan sebesar Rp10 juta untuk masing-masing korban meninggal dunia. Selain itu, keluarga menerima lima paket sembako dan bantuan material bangunan untuk membantu memenuhi kebutuhan pascamusibah.
Bantuan material yang disalurkan meliputi 75 sak semen, 5.000 batu bata, 1.500 genteng, serta 60 batang kayu balok.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Lumajang. Bupati Indah Amperawati menyerahkan santunan sebesar Rp5 juta dan tiga paket sembako kepada keluarga korban.
Baca juga: Bupati Lumajang Pastikan Warga Sekitar Aliran Lahar Semeru Aman, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan perhatian dan pendampingan kepada keluarga yang terdampak bencana. Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga, terutama dalam memenuhi kebutuhan setelah kehilangan anggota keluarga.
Melalui kunjungan tersebut, Khofifah dan Bunda Indah menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah tidak hanya diwujudkan melalui ungkapan belasungkawa, tetapi juga dukungan nyata bagi keluarga yang membutuhkan (Red).
Editor : Redaksi