Lumajang (lumajangsatu.com) - Penyidikan kasus tambang illegal mining di Kabupaten di Lumaang terus dilakukan penyidikan oleh Polda Jawa Timur dan Mabes Polri. Dugaa, adanya pejabat Pemkab yang diduga terlibat, terus dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara mendalam.
"Penyelidikan dan penyidikan terus, indikasi kesana ada," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Anton Setiadji pada wartawan, Senin(12/10).
Baca juga: OJK Jember: Ekonomi Sekarkijang Tumbuh Solid, Kredit dan Investasi Meningkat Positif
Lanjut dia, arah penyidikan ke arah pejabat Pemkab ada. Hal ini, adanya keterlibatan Kepala Desa yang merupakan respresentasi pemerintah bawah. "Mengarah kesana ada, kita tunggu proses penyidikan," jelasnya.
Baca juga: Nilai Manfaat PIP Dinilai Tak Relevan, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Naikkan Indeks Bantuan
Kasus illegal mining terkuak di Lumajang setelah ada pembunuhan terhadap Salim Kancil, aktivis tolak tambang illegal di desa Selok Awar-awar. KIni puluhan tersangka baik aksi pembunuhan dan illegal mining di periksa itensif di Mapolda Jawa Timur. (ls/red)
Editor : Redaksi