Lumajang(umajangsatu.com)- Kepulan abu vulkanik Gunung Bromo yang menerpa Desa Argosari Kecamatan Senduro Lumajang mulai terasa, dalam dua pekan terakhir puluhan balita terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), sehingga harus dilarikan ke pos keseharan tedekat.
"Dalam 2 minggu ini sudah sekitar dua puluh lebih mas yang datang silih berganti ke pos kesehatan desa argosari mas," ujar dr. Triworo Setyowati, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang, Kamis (30/12/15).
Baca juga: OJK Jember: Ekonomi Sekarkijang Tumbuh Solid, Kredit dan Investasi Meningkat Positif
Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan jika mayoritas yang terserang ISPA ini adalah Anak di Bawah Lima Tahun (BALITA), dari pada para dewasa.
"Rata-rata balita mas, dari para orang dewasa," tambahnya.
Dinas Kesehatan Lumajang menghimbau kepada para orang tua agar lebih menjaga anak-anaknya dari serangan abu vulkani Gunung Bromo, terutama pada saat siang hari.
Baca juga: Nilai Manfaat PIP Dinilai Tak Relevan, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Naikkan Indeks Bantuan
"Lebih baik kurangi membawa anak-anak ke luar rumah, jika memang terpaksa keluar bersama anak, maka harus dipakaikan masker agar debu vulkanik tidak sampai terhirup banyak oleh saluran pernapasan anak," pungkasnya. (Mad/red)
Editor : Redaksi