Lumajang(lumajangsatu.com) - Wisatawan yang berkunjung ke Pucak B-29 disuguhi erupsi Gunung Bromo yang berbentuk seperi payung. Mereka pun menyebutnya sebagai sebuah payung cinta dari Bromo.
Sekilias kita kembali ke sejarah terbentuknya Gunung Bromo, Bagaimana Bromo dari sebuah percintaan dari Roro Anteng dan Joko Seger, dua tokoh ini sudah menjadi bagian dari kultur masyarakat.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"Iya ini letusan Payung Cinta Bromo," ujar Vita saat ngbrol dengan suaminya Mas Wim.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
" Iya sayang, seperti cintaku padamu yang selalu memayungi baik dalam suka dan duka," saut Mas Wim, saat lumajangsatu.com berkenalan di sebuah warung di B-29.
"Wuih payung cinta Roro Seger dan Joko Tengger mencuat dipagi ini," jelas Ali, salah satu wisatawan asal Kota Lumajang.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Destinasi wisata B-29 sudah menjadi tujuan wisatawan untuk melihat Bromo dari Sisi Timur yang melewati Kabupaten Lumajang. (ls/red)
Editor : Redaksi