Lumajang (lumajangsatu.com) - Memperingtai HUT RI ke-71 tahun, warga desa Sari Kemuning menggelar do'a bersama di balai desa. Do'a bersama terasa istimewa, karena dilakukan oleh pemuka umat Islam dan umat Hindu.
"Toleransi anatar umat beragama di Desa kami tetap kita jaga, karena itu menjadi cita-cita para pahlawan kita yang telah gugur untuk sebuah kemerdekaan," ujar Sulhunaini, salah seorang perangkat Desa Sari Kemuning, Minggu (21/08/2016).
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
Warga dari berbagai dusun membawa tumpeng dan gunungan buah-buahan yang diarak-dari masing-masing dusun. Setelah sampai di balai desa kemudian di do'akan oleh pemuka Islam dan pemuka Hindu (ujub-ujub). "Tumpeng yang dibawa kemudian dimakan bersama," papar perempuan pemilik akun faceboon Anin Faros itu.
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
Alfian, Camat Senduru memberikan aperesiai kepada warga Sari Kemuning yang tetap menjunjung rasa toleransi dan hidup rukun berdampingan meski beda agama. Rencananya, kegaiatan Desa Sari Kemuning akan dijadikan agenda tahunan untuk mendukung pariwisata Lumajang.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan
"Kami apresiasi kepada warga Sari Kemuning yang tetap menjaga tolernasi beragama. Kegaitan ini kita akan angkat sebagai agenda tahunan untuk mendukung pariwisata Lumajang," jelasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi