Lumajang (lumajangsatu.com) - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Lumajang mengakibatkan 12 rumah dan lahan perkebunan sengon di Desa Tekung, Kecamatan Tekung, Lumajang rusak, Jumat (09/02/2018).
Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai 15 juta lebih. "Anginnya hanya 3 menit, tapi sudah merusak atap 12 rumah dan lahan sengon," ungkap Wawan Hadi Siswoyo, Kabid Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.
Baca juga: Pemkab Lumajang Dorong Regenerasi Seniman Muda Lewat Segoro Topeng Kaliwungu
Rumah yang rusak itu milik milik Hasyim, Mat Saleh, Tomo, Warung milik Silawati dan rumah juga, Buari, Abdul Kholik, Imam Baidowi, Sakim, atap warung milik Suara, Abdullah dan sebuah speaker masjid Al Hilal.
Baca juga: Tarif Selokambang Picu Polemik, Dinas Pariwisata Buka Suara: “Sudah Sesuai Perda”
Selain rumah, angin juga memporak porandakan sejumlah lahan sengon milik Abdul Hanan, Slamet Mustofa dan Muklas.
"Tim datang ke lokasi untuk memmbantu korban mas, tambah Wawan.
Baca juga: Tumpak Sewu Sumbang Rp165 Juta PAD Lumajang per Bulan
BPBD Lumajang menghimbau agar warga tetap meningkatkan kewaspadaan, karena bencana alam bisa datang sewaktu-waktu.(Mad/red)
Editor : Redaksi