Lumajang (lumajangsatu.com) - Warg Desa Jarit Kecamatan Candipuro nampkanya sudah tidak kuat lagi menghadapi jlan rusak. Negosiasi yang buntu membuat ratusan warga Jarit akan ngelurug Pendopo Kabupaten untuk menemui Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
"Sore ini kita akan lakukan audensi dengan pak Bupati untuk membicarakan soal jalan kami yang rusak," ujar Alfan Habibi, salah seorang warga, Sabtu (17/11/2018).
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Dari hasil rapat koordinasi, warga ingin menyampikan keluhan kepada Bupati Lumajang. Warga ingin bersama-sama menemui Bupati Lumajang dan tidak ingin diwakilkan.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
"Warga ingin ikut semua mas, sehingga meski audensi yang ikut ada beberapa truck dan juga mobil pribadi," jelasnya.
Sebelumnya, warga melakukan bolkade jalan Dusun Urangantung Desa Jarit. Warga kesal karena jalan rusak akibat setiap hari dilalui kendaraan angkutan tambang.
"Kita tidak menolak tambang, silahkan ditambang namun jalur angkutannya jangan sampai mengganggu aktifitas warga, apalagi lewat di jalan yang sangat ramai penduduk,"pungkasnya.
Informasi yang dihimpun, Thoriql Haq Bupati Lumajang akan menemui langsung warga Jarit untuk mendegrakan aspirasinya tentang jalan yang rusak.(Yd/red)
Editor : Redaksi