Lumajang (lumajangsatu.com) - Warg Desa Jarit Kecamatan Candipuro nampkanya sudah tidak kuat lagi menghadapi jlan rusak. Negosiasi yang buntu membuat ratusan warga Jarit akan ngelurug Pendopo Kabupaten untuk menemui Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
"Sore ini kita akan lakukan audensi dengan pak Bupati untuk membicarakan soal jalan kami yang rusak," ujar Alfan Habibi, salah seorang warga, Sabtu (17/11/2018).
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Dari hasil rapat koordinasi, warga ingin menyampikan keluhan kepada Bupati Lumajang. Warga ingin bersama-sama menemui Bupati Lumajang dan tidak ingin diwakilkan.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
"Warga ingin ikut semua mas, sehingga meski audensi yang ikut ada beberapa truck dan juga mobil pribadi," jelasnya.
Sebelumnya, warga melakukan bolkade jalan Dusun Urangantung Desa Jarit. Warga kesal karena jalan rusak akibat setiap hari dilalui kendaraan angkutan tambang.
"Kita tidak menolak tambang, silahkan ditambang namun jalur angkutannya jangan sampai mengganggu aktifitas warga, apalagi lewat di jalan yang sangat ramai penduduk,"pungkasnya.
Informasi yang dihimpun, Thoriql Haq Bupati Lumajang akan menemui langsung warga Jarit untuk mendegrakan aspirasinya tentang jalan yang rusak.(Yd/red)
Editor : Redaksi