Lumajang (lumajangsatu.com) - Akibat hilang kendali, mini bus Nopol N-7170-Y masuk ke jurang di hutan bambu atas kawasan Ireng-ireng Desa Burno Kecamatan Senduro. Mobil mengangkut 18 orang rombongan siswa-siswi SMPIT Ar-Rohmah Tukum Kecamatan Tekung dari arah Rani Pani.
BACA JUGA : Mini Bus Rombongan Pelajar SMPIT Tukum Masuk Jurang di Ireng-ireng TNBTS
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
Berikut nama-nama korban luka lecet. Zahro Syifaus Tiatalia (14) kelas VIII, Fildzah (14) kelas VIII, Ainun Sahira (14) kelas VIII, Salsabil Riski Fardin (14) kelas VIII, Alya Intan Maulidia (14) kelas VIII dan Navila Firza Aprilia (14) kelas VIII.
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan
"Kecelakaan mini bus di hutan bambu atas Ireng-ireng," ujar Adiarto Hendro, Komandan TRC BPBD Lumajang, Rabu (12/12/2018).
Dalam kejadian tersebut sebanyak 6 siswa-siswi SMPIT Ar-Rohman Desa Tukum Kecamatan Tekung luka lecet. Kondisi mobil juga rusak parah karena masuk kedalam jurang dipinggir jalan.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa meski kondisi mini bus rusak parah," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi