wisata

Museum Kereta Api Bondowoso, Jejak Sejarah Perkeretaapian di Kota Tape

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Wisata Museum Kereta Api Bondowoso yang sering dikunjungi banyak orang untuk wisata edukasi dan sejarah, menambah wawasan tentang perkereta api Indonesia, (Gmap/yves frombelgium)
Wisata Museum Kereta Api Bondowoso yang sering dikunjungi banyak orang untuk wisata edukasi dan sejarah, menambah wawasan tentang perkereta api Indonesia, (Gmap/yves frombelgium)

Bondowoso — Museum Kereta Api Bondowoso yang berlokasi di Mandaluki, Kademangan, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.

Museum ini menyimpan berbagai koleksi yang berkaitan dengan sejarah perkeretaapian, khususnya peran jalur kereta api di Bondowoso pada masa kolonial hingga perkembangannya di Indonesia.

Di dalam museum, pengunjung dapat melihat beragam koleksi seperti foto-foto lawas, miniatur kereta api, peralatan operasional, hingga informasi sejarah jalur kereta api yang dahulu menghubungkan Bondowoso dengan daerah lain di Jawa Timur.

Suasana bangunan yang bernuansa klasik turut menghadirkan pengalaman berwisata yang sarat nilai sejarah dan edukasi.

Untuk menikmati wisata ini, tiket masuk Museum Kereta Api Bondowoso relatif terjangkau, berkisar Rp5.000–Rp10.000 per orang.

Sementara itu, biaya parkir kendaraan juga ramah di kantong, sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil, dengan area parkir yang tersedia di sekitar kawasan museum.

Jam operasional museum umumnya dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, setiap hari tertentu sesuai kebijakan pengelola. Pengunjung disarankan datang pada pagi atau siang hari agar dapat menikmati koleksi dengan lebih leluasa dan nyaman.

Adapun tujuan wisatawan berkunjung ke Museum Kereta Api Bondowoso antara lain untuk wisata edukasi dan sejarah, menambah wawasan tentang perkeretaapian Indonesia, kegiatan belajar bagi pelajar, serta wisata keluarga dan fotografi bangunan bersejarah.

Museum ini menjadi salah satu alternatif wisata yang bernilai edukatif di Kabupaten Bondowoso.(yov/red)

"Artikel ini ditulis oleh Muhammad Yova Athobarani (Pelajar PPL SMKN 1 LUMAJANG)