Satu Orang Meninggal Dunia
Sore Berdarah di Candipuro: Dua Kecelakaan Beruntun, Warga Jadi Korban
Lumajang — Sore yang seharusnya berjalan biasa berubah menjadi momen penuh duka di wilayah Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis (5/2/2026). Dua kecelakaan lalu lintas terjadi hampir bersamaan, meninggalkan empat korban luka dan satu korban dalam kondisi kritis.
Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di jalan umum Desa Candipuro. Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy, mengungkapkan bahwa dalam waktu kurang dari 24 jam, pihak kepolisian menangani dua kasus kecelakaan dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp2 juta.
“Dua kecelakaan terjadi hampir bersamaan. Total ada empat korban luka, satu di antaranya mengalami luka berat,” ujar Ipda Dendy.
Kecelakaan pertama melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi N-2459-YR yang dikendarai Herlina (46), warga Desa Sumberwuluh, Candipuro, dengan dump truk Mitsubishi S-8055-UL yang dikemudikan Murdiono (32) asal Lamongan.
Berdasarkan keterangan polisi, sepeda motor melaju dari arah barat menuju timur di jalur lurus. Diduga akibat kurangnya kewaspadaan, pengendara motor mengalami slip hingga terjatuh ke badan jalan. Nahas, dalam hitungan detik, truk yang melaju di belakangnya tak sempat menghindar dan menabrak korban.
Herlina mengalami luka di bagian kepala serta lecet di beberapa bagian tubuh dan segera dilarikan ke Puskesmas Candipuro untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, sopir truk dilaporkan selamat tanpa luka.
Belum usai penanganan kecelakaan pertama, tragedi kedua kembali terjadi. Sebuah truk Isuzu AG-9881-KG yang dikemudikan Raihan Derry Nurrohman (22) asal Malang, menabrak tiga pejalan kaki yang sedang berdiri di tepi jalan.
Truk yang melaju dari arah barat ke timur mendadak berhenti karena kendaraan di depannya. Diduga kurangnya antisipasi, kendaraan mengalami slip dan oleng ke kanan, hingga bagian bak belakang menghantam tiga warga yang tak sempat menghindar.
Akibat benturan keras tersebut, Sutrisno (43) warga Pasirian mengalami luka berat di bagian kepala dan tangan. Sementara Muhamad Rojaeni (41) dan Fery Satria (21) mengalami luka ringan. Ketiganya segera dilarikan ke RSUD Pasirian untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengajukan permintaan visum et repertum guna mendukung proses penyelidikan.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu waspada, menjaga jarak aman, serta meningkatkan konsentrasi demi mencegah terulangnya tragedi serupa,” pungkas Ipda Dendy.
Dua kecelakaan dalam satu sore menjadi pengingat pahit bahwa kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berujung petaka (Red).
Editor : Redaksi