Rutinitas pagi
Poros Pagi Kunir: Polisi Turun ke Jalan, Amankan Pelajar dan Urai Kemacetan
Lumajang — Denyut aktivitas pagi di Kecamatan Kunir bergerak cepat, namun tetap terkendali. Di tengah meningkatnya volume kendaraan saat jam berangkat sekolah, aparat dari Polsek Kunir hadir langsung di lapangan, memastikan keselamatan pelajar sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas, Senin (20/4/2026).
Sejak pukul 06.00 WIB, dua personel Bripka Qodir dan PNS Mas’ud telah bersiaga di depan SMP Negeri 01 Kunir, salah satu titik rawan kemacetan saat arus kendaraan memuncak dari berbagai arah.
Situasi sempat melambat ketika kendaraan roda dua dan roda empat memadati ruas jalan. Namun, respons cepat petugas membuat arus kembali mengalir. Tak hanya mengatur lalu lintas, polisi juga sigap membantu siswa menyeberang di tengah padatnya kendaraan sebuah pemandangan yang memberi rasa aman bagi pelajar dan ketenangan bagi para orang tua.
Kapolsek Kunir, Iptu Muljoko, menjelaskan bahwa kegiatan “poros pagi” merupakan bagian dari strategi Polri dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Ini bagian dari Commander Wish, di mana anggota hadir di titik-titik rawan untuk memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar. Fokus kami adalah keselamatan pelajar dan pencegahan kecelakaan,” ujarnya.
Selain pengaturan arus, kehadiran polisi juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar lebih disiplin dan mematuhi rambu lalu lintas terutama di kawasan sekolah yang memiliki risiko tinggi.
Menurut Muljoko, keterlibatan masyarakat menjadi kunci terciptanya lalu lintas yang tertib. “Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Kepatuhan terhadap aturan adalah langkah sederhana yang berdampak besar,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali tanpa insiden berarti. Polsek Kunir memastikan, kegiatan serupa akan terus digelar secara rutin sebagai bagian dari pelayanan publik sekaligus upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian (Red).
Editor : Redaksi