Hindari penimbunan
Polisi Turun Tangan, Distribusi LPG 3 Kg di Lumajang Dipastikan Aman dari Penimbunan
Lumajang — Kekhawatiran publik atas potensi kelangkaan LPG 3 kilogram bersubsidi direspon cepat aparat kepolisian. Polsek Lumajang Kota melakukan inspeksi langsung ke jalur distribusi, Rabu (22/4/2026), guna memastikan pasokan tetap aman dan bebas dari praktik penimbunan.
Dipimpin Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Edi Kuswanto, pengecekan menyasar sejumlah titik krusial, termasuk pangkalan LPG Lestari dan agen LPG Windu di Jalan Sastrodikoro, Kelurahan Citrodiwangsan. Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya penyimpangan distribusi maupun indikasi penimbunan.
“Distribusi kami pastikan berjalan sesuai aturan. Stok di tingkat agen dan pangkalan dalam kondisi aman, meski perputarannya tergolong cepat,” ujar Edi.
Di tingkat pangkalan, stok rata-rata tercatat sekitar 30 tabung dan habis dalam dua hingga tiga hari. Sementara itu, agen mampu menyalurkan hingga 300 tabung dalam waktu sehari menunjukkan tingginya permintaan masyarakat terhadap gas subsidi tersebut.
Selain stok, polisi juga mengawasi stabilitas harga. Hasilnya, harga jual masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp16.000 hingga Rp18.000 per tabung.
Pihak kepolisian turut mengingatkan para pelaku distribusi agar tidak bermain curang. “Kami tidak akan segan menindak pelanggaran yang merugikan masyarakat,” tegasnya.
Di sisi lain, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan yang justru berpotensi memicu kelangkaan.
Situasi selama pemantauan berlangsung aman dan terkendali. Pengawasan serupa dipastikan akan terus dilakukan secara berkala demi menjaga stabilitas distribusi LPG bersubsidi di wilayah Lumajang (Red).
Editor : Redaksi