Kualitas Internal

Polisi Belajar dari Dalam: Polsek Ranuyoso Genjot Profesionalisme Lewat Program Manajemen

avatar Indana Zulfa
  • URL berhasil dicopy
Suasana pembelajaran tampak di Mapolsek Ranuyoso saat Kapolsek Imam Soepardi memberikan materi kepada jajaran personel dalam program “Polisi Belajar Management Polri”.
Suasana pembelajaran tampak di Mapolsek Ranuyoso saat Kapolsek Imam Soepardi memberikan materi kepada jajaran personel dalam program “Polisi Belajar Management Polri”.

Lumajang — Upaya memperkuat kualitas internal terus dilakukan jajaran kepolisian. Polsek Ranuyoso menggelar program “Polisi Belajar Management Polri” sebagai langkah strategis meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel, Selasa (28/4/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Ranuyoso ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Imam Soepardi. Dalam sesi pembelajaran, ia menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap struktur organisasi dan fungsi di tubuh Polri, mulai dari tingkat Polres hingga Polsek.

 

Menurut Imam Soepardi, penguasaan manajemen organisasi bukan sekadar teori, melainkan fondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian secara efektif dan terarah.

 

“Seluruh anggota harus memahami struktur organisasi dan tugas masing-masing fungsi. Ini penting agar pelaksanaan tugas di lapangan berjalan sesuai aturan dan lebih optimal,” ujarnya.

 

Program ini merupakan bagian dari inisiatif pimpinan untuk memperkuat kompetensi internal. Tidak hanya menerima materi, seluruh personel juga didorong mampu mengimplementasikan pemahaman tersebut dalam tugas sehari-hari.

 

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Pembelajaran yang dikemas interaktif ini menjadi ruang refleksi sekaligus peningkatan kapasitas bagi anggota dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

 

“Harapannya, anggota semakin memahami sistem manajemen Polri dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

 

Melalui program ini, Polsek Ranuyoso menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, modern, dan responsif sejalan dengan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi (Red).