Lampu Terang
Dishub Lumajang Gerak Cepat, Jalan Gelap Bertahun-Tahun di Jalur Nasional Akhirnya Kembali Terang
Lumajang - Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang bergerak cepat menuntaskan persoalan lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati bertahun-tahun di jalur nasional Wonorejo–Jatiroto.
Langkah percepatan itu dilakukan setelah banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan gelap yang dinilai rawan kecelakaan hingga tindak kriminalitas pada malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Lumajang, Rasmin menjelaskan ruas jalan Wonorejo–Jatiroto sebenarnya merupakan jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.
Namun, di sepanjang jalur tersebut terdapat puluhan lampu penerangan yang mati cukup lama tanpa perbaikan. Kondisi itu akhirnya memicu intervensi langsung dari Pemerintah Kabupaten Lumajang.
“Jalan raya Wonorejo–Jatiroto adalah jalan nasional, sehingga sebenarnya kewajiban penyediaan alat penerangan jalan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat,” ujar Rasmin Rabu, (13/5/2026).
Ia mengungkapkan di ruas jalan nasional tersebut terdapat lampu PJU milik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten. Dari hasil pendataan, sedikitnya terdapat 25 titik lampu milik Kementerian Perhubungan yang mati bertahun-tahun tanpa penanganan.
Melihat kondisi itu, Bupati Lumajang memerintahkan Dishub untuk segera turun tangan melakukan perbaikan meski berada di luar kewenangan pemerintah daerah.
“Mengingat ada sekitar 25 titik lampu milik Kemenhub yang mati bertahun-tahun dan tidak ada perbaikan, Bupati Lumajang memerintahkan Dishub untuk mengintervensi perbaikannya,” tegas Rasmin.
Kini, puluhan lampu yang sebelumnya padam mulai kembali menyala dan menerangi jalur utama Wonorejo hingga Jatiroto. Dishub juga memastikan lampu PJU milik pemerintah kabupaten di ruas tersebut seluruhnya dalam kondisi normal.
“Kalau lampu PJU milik Dishub dari Wonorejo ke Jatiroto kondisinya nyala semua,” tambahnya.
Tak hanya melakukan perbaikan, tahun ini Dishub Lumajang juga menyiapkan pembangunan 250 titik lampu PJU baru di berbagai wilayah sebagai upaya memperkuat keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Selain itu, intervensi perbaikan juga akan dilakukan terhadap sekitar 200 titik lampu PJU di jalur provinsi mulai kawasan Klakah hingga perbatasan Jember.
Langkah cepat Dishub Lumajang tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat penanganan infrastruktur penerangan jalan demi menciptakan wilayah yang lebih aman, terang, dan nyaman bagi masyarakat (Red).
Editor : Redaksi