Diikuti Puluhan Peserta

Kejurkab Panjat Tebing Lumajang 2026 Saring Bibit Atlet Baru Berprestasi

avatar Babun Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Kejuaran Kabupaten Panjat Tebing 2026 di area wall climbing Stadion Semeru Lumajang
Kejuaran Kabupaten Panjat Tebing 2026 di area wall climbing Stadion Semeru Lumajang

Lumajang - Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Panjat Tebing Lumajang 2026 resmi digelar di area Wall Climbing Stadion Semeru Lumajang pada 3–4 Oktober 2026. Ajang ini diselenggarakan oleh Pengurus Kabupaten Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lumajang sebagai sarana pembinaan sekaligus penemuan bibit atlet unggul baru.

Sebanyak 83 peserta dari berbagai kelompok usia turut ambil bagian, mulai dari kategori U-5 hingga U-18. Jumlah peserta terbanyak tercatat pada kategori U-17 dengan 38 peserta. Pada edisi ini, kejuaraan hanya mempertandingkan satu nomor, yaitu Lead Climbing.

Saat ini, FPTI Kabupaten Lumajang telah membukukan prestasi membanggakan dengan tiga atlet yang telah menembus kancah nasional, yakni Zaskia Nabila, Muhammad Cayapata Prameswara, dan Ahmad Haydar Priatama. Meski belum memiliki jalur dinding panjat kecepatan (Wall Speed) sendiri, para atlet kategori speed tetap berlatih secara optimal dengan memanfaatkan fasilitas di Kabupaten Jember dan Probolinggo.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lumajang, Budi Satria Andhika, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi FPTI Lumajang dalam menjalankan pembinaan berkelanjutan.

"Prestasi ini semakin penting mengingat cabang olahraga panjat tebing kini telah dipertandingkan dalam ajang O2SN. Kami berharap atlet-aset unggulan Lumajang mampu meraih juara di tingkat nasional," ujarnya.

Sementara itu, Ketua FPTI Lumajang, Hesti Putri Sutrisno, menyampaikan harapan agar Kejurkab ini melahirkan atlet-atlet baru yang berprestasi. Ia juga memohon dukungan pemerintah daerah untuk pemenuhan sarana dan prasarana olahraga.

"Dukungan sarana dan prasarana sangat kami harapkan agar para atlet dapat berlatih dengan layak, sehingga mampu berprestasi hingga tingkat nasional, bahkan dapat menembus kancah internasional," ungkap Hesti.

Kejuaraan ini diharapkan menjadi fondasi pengembangan olahraga panjat tebing di Lumajang, sekaligus memperkuat kaderisasi atlet yang berkelanjutan.