Lumajang (lumajangsatu.com) - Aksi razia door to door sepeda bodong di Desa Sumberpetung Kecamatan Ranuyoso dilakukan Tim Cobra Polres Lumajang. Polisi mengamankan 11 sepeda motor yang tidak ada surat-surat dan diuga sepeda bodong.
AKBP DR. Arsal Sahban SIK, Kapolres Lumajang menyatakan akan terus melakukan razia sepeda bodong dari kampung ke kampung. Hal itu untuk mempersempit ruang jual beli sepeda bodong dari hasil kejahatan begal dan lainnya.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
"Tim Cobra akan kejar pera pelaku begal yang meresahkan warga Lumajang. Salah satunya dengan mencari sepeda bodong hasil kejahatan," jelas Arsal, Rabu (22/05/2019).
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Setelah pengamanan pemilu, kekuatan besar Polres Lumajang akan fokus memberantas kejahatan. Kapolres ingin menghilangkan kesan Lumajang kota begal, dengan terus menekan ruang gerak para pelaku kriminalitas. "Kekuatan besar akan kita fokusnya memberantas kejahatan," pungkasnya.
Sehari sebelumnya, kawanan begal yang berjumlah tiga orang beraksi di sekitar jalan wisata Ranu Klakah. Abdul Wafi (17) warga Sumberpetung Kecamatan Ranuyoso luka parah, karena melakukan perlawanan pada pelaku begal.
Saat ini, korban di rawat di RSUD dr. Haryoto karena mengalami 6 luka parah. Sedangkan sepeda korban jenis Honda CBR tidak berhasil dimabil oleh para pelaku begal yang menggunakan penutup wajah.(Yd/red)
Editor : Redaksi