Lumajang (lumajangsatu.com) - H. Thoriqul Haq MML, Bupati Lumajang ingin menjadikan beras organik sebagai pertanian unggulan. Saat ini, sudah ada sekitar 40 hektar lahan pertanian organik yang sudah menghasilkan beras organik.
Tantangannya memang pada luasan lahan yang masih sangat minim. Namun, pemerintah akan mendorong para petani di Lumajang untuk mengembagkan lahan pertanian organik, karena permintaannya semakin meningkat.
Baca juga: OJK Jember: Ekonomi Sekarkijang Tumbuh Solid, Kredit dan Investasi Meningkat Positif
"Saat ini masyarakat semakin sadar tentang kesehatan, sehingga hasil pertanian organik sangat diminati," jelas Thoriqul Haq, Minggu (21/07/2019).
Pasar beras organik mulai banyak, tapi tinggal ketersediaan lahan organik yang masih sangat sedikit. Jika di Lumajang lahan pertanian organik semakin banyak, maka Lumajang bisa jadi sentra beras organik dan hasil pertanian organik.
"Pertanian Lumajang sangat menjanjikan, kita ingin jadi penghasil prodak pertanian organik," tutur pria yang akrab disapa cak Thoriq itu.
Baca juga: Nilai Manfaat PIP Dinilai Tak Relevan, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Naikkan Indeks Bantuan
Di Lumajang masih banyak lahan yang organik, karena cara pemupukannya sama sekali tidak menggunkan pupuk kimia. Ada pisang, beras, gula merah organik dan tinggal dicarikan pasanya agar semakin banyak petani yang beralih menjadi petani organik.(Yd/red)
Editor : Redaksi