Lumajang (Lumajangsatu.com) – Meski dari konten isinya cukup serius, buku nonfiksi ternyata tidak kalah populer dengan buku fiksi semacam novel remaja. Terbukti buku nonfiksi seperti buku pelajaran atau kuliah cukup diminati oleh pengunjung Perpustakaan Umum Kota Lumajang
Tercatat dari tingkat kunjungan Perpustakaan Umum Kota Lumajang sekitar 900-1500 orang per bulan, rata-rata membaca buku nonfiksi mulai dari metodologi penelitian, agama, ekonomi dan tentang anak.
“Di sini ternyata buku metodologi penelitian, cukup banyak diminati para pengunjung,” ujar Kustiati, S.sos Plt Ka.Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Lumajang
Baca juga: Lepas Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026, Bunda Indah Tantang Lumajang Raih 10 Medali Emas
Selain buku nonfiksi, kata Dia buku fiksi populer seperti novel juga banyak dibaca pengunjung terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Sedangkan pengunjung anak-anak juga sering membaca buku seperti buku dongeng dan cerita bergambar lainnya yang koleksinya cukup banyak di Perpustakaan Umum Lumajang.
Baca juga: Tekan Potensi Pelanggaran Hukum di Kalangan Pelajar, Polres Lumajang Gandeng MTs Miftahul Ulum 2
“Buku cerita dongeng juga cukup diminati oleh pengunjung yang datang ke sini,” jelasnya (Ind/red)
Editor : Redaksi