Akan Terus Lakukan Perbaikan

PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025

avatar Babun Wahyudi
  • URL berhasil dicopy
Sembilan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang
Sembilan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang

Lumajang - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang melakukan rilis kinerja fraksi selama tahun 2025. Fraksi PDI Perjuangan Lumajang melakukan banyak kegiatan yang bersumber dari aspirasi masyarakat saat melakukan serap aspirasi (reses).

Kemudian, dari serap aspirasi tersebut direalisasikan dalam bentuk program lewat program pokok pikiran (pokir) DPRD Kabupaten Lumajang tahun 2025. Adapula beberapa program yang didorong oleh Fraksi PDI Perjuangan agar menjadi prioritas oleh Pemerintah kabupaten Lumajang seperti dibidang Pendidikan dan Kesehatan.

"Kita serap aspirasi dan kita realisasikan lewat program pokir DPRD Kabupaten Lumajang," jelas H. Bukasan S.Pd,. MM, Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Lumajang, Minggu (04/01/2026).

Adapun program yang telah dilakukan oleh Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang, selama tahun 2025 meliputi :

1. Melalui pokok  pikiran ( pokir ) Jasmas DPRD fraksi PDI dapat membantu beberapa UKM yang membutuhkan peralatan untuk kegiatan usaha seperti pedagang asongan, supaya berkembang usahanya maka dri itu kami membantu peralatan usanya.

2. Melalui pokir dewan pengadaan atau pembangunan jalan usaha tani sehingga memudahkan tranportasi pertanian lebih muda dan tidak menjadi pembengkangkan terhadap biyaya produksi pertanian 

3. Memalui pokir fraksi PDI Perjuangan dapat membantu pembangunan irigasi atau drenase  atau jalan lingkungan di masing-masing wilayah sehinga jalan lingkungan yang awalnya jalan yang belum di aspal  atau rusak parah dapat di lewati dangan nyaman di lingkungan masing-masing desa. 

4. Melalui pokok pikiran dewan dapat membantu menyediakan pelatian dan sekaligus menyiapkan alat nya kepada ibu-ibu kemudian para penjait kemudian para pemuda yang beruhasa untuk memiliki keterampilan tentang pembuatan sablon kaos seperti konfeksi dan memberikan alat-alat nya agar bisa di pakek setelah pelatian. 

5. Fraksi PDI Perjuangan mendorong pemerintah agar berkontribusi langsung kepada pengenbangan wisata atau pariwisata yang ada di desa karena keterbatasan anggaran  dan keterbatasan sumberdaya  manusia maka pengelolaan wisata itu menjadi berhenti dan tidak berlanjut sehingga seakan akan satu atau dua tahun tidak berkembang kita melalui fraksi  PDI Perjuangan kita mendorong agar berperan aktif untuk bisa berkontribusi baik melalui pelatian sumberdaya manusianya dan juga pendampingan nya terhadap pengenbangan pariwisata yang ada di desa maupun juga suport angaran atau infrastruktur yang ada di wilayah wisata tersebut.

6. Mendorong pemerintah daerah untuk memberikan perlindungan terhadap para petani baik perlindungan tentang adanya perluasan atau pengunaan wilayah pertanian yang selama ini lebih di gunakan untuk perumahan atau pembangunan pabrik dan lain sebagainya, maupun perlindungan petani terhadap hasil pertanian baik Ketika berhasil bisa di beli dan di bantu untuk di pasarkan maupun Ketika tidak berhasil karna ada bencana dan lain sebagai nya kita mendorong pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada para petani.   

7. Anggota fraksi PDI Perjuangan melakukan pendampingan biaya kesehatan dengan program BPJS melalui jalur Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). 

8. Anggota fraksi PDI Perjuangan mendorong rumah sakit untuk menyediakan pelayanan pengantaran obat pasien untuk wilayah dalam kota, sehingga paling tidak mengurangi antrian di apotik rumah sakit.  

9. Anggota fraksi PDI Perjuangan terus mendorong Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mengalokasikan anggaran dalam memenuhi sarana dan prasarana sekolah, khususnya untuk sekolah-sekolah yang sudah mulai tidak layak.

10. Anggota fraksi PDI Perjuangan juga berupaya untuk koordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memfasilitasi Program Indonesia Pintar bagi pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu. Sehingga, program ini bermanfaat dan sedikit memberikan keringanan untuk para pelajar di Kabupaten Lumajang. 

11. Anggota fraksi PDI Perjuangan juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk segera memberikan kepastian kepada para tenaga honorer menjadi PPPK paruh waktu, seperti yang telah direalisasikan penyerahan SK PPPK paruh waktu sebanyak 4.230 orang. 

12. Anggota fraksi PDI Perjuangan juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk memperhatikan kesejahteraan para guru ngaji dan marbot masjid/musholah dan tempat ibadah agama lainnya untuk segera memberikan insentif atau uang kehormatan kepada mereka. 

13. Untuk masyarakat yang kurang mampu, anggota fraksi PDI Perjuangan mendorong supaya Pemerintah Kabupaten Lumajang mengalokasikan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Mengingat, masih ditemui di beberapa daerah yang masyarakatnya masih menghuni rumah yang sudah tidak layak, seperti misalnya beralaskan tanah, bertembok bambu, dan lain sebagainya. 

14. Anggota fraksi PDI Perjuangan mendorong perbaikan sanitasi masyarakat, sehingga menciptakan kehidupan yang bersih dan sehat. Terlebih kepada masyarakat lansia, untuk memberikan makanan gizi yang secara sistem dikelola oleh pemerintah desa setempat.

15. Anggota fraksi PDI Perjuangan juga mendorong Pemerintah Desa untuk melakukan validasi data masyarakat yang terdata dalam DTSEN, sehingga bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran.

16. Selain perjuangan di lingkungan pemerintahan, anggota fraksi PDI Perjuangan di komisi D DPRD Kabupaten Lumajang juga melakukan kerja-kerja kerakyatan lainnya di lingkungan masyarakat. Misalnya seperti reboisasi di daerah-daerah rawan bencana, sehingga aksi ini paling tidak mengurangi dan menanggulangi terjadinya bencana. Pasalnya, seringkali Komisi D menyampaikan aksi-aksi tersebut dan masih belum mendapat respon cepat dari Pemerintah Kabupaten Lumajang, dan akhirnya anggota fraksi PDI Perjuangan memiliki inisiatif untuk mendahului aksi tersebut.

17. Anggota fraksi PDI Perjuangan juga membantu, menyentuh, dan memberikan bantuan peralatan kepada masyarakat yang berkebutuhan khusus, mulai dari kursi roda, kruk / tongkat jalan, kaki palsu, tongkat adaptif, alat bantu dengar, dan lain sebagainya. Tak hanya sekedar memberikan alat bantu tersebut, anggota fraksi PDI Perjuangan juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mengalokasikan program penguatan ekonomi bagi masyarakat golongan ini, sehingga dapat meningkatkan perekonomian untuk memenuhi dan keberlangsungan hidup mereka.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang Supratman SH mengatakan bahwa ada sejumlah program yang akan dilanjutkan dan ada beberapa program tambahan. PDI Perjuangan Lumajang juga terbuka menerima masukan, kritik dan saran untuk kinerja lebih banik anggota fraksi untuk mendukung pembangunan Lumajang lebih baik lagi.

"Kita akan terus tingkatkan kinerja anggota fraksi PDI Perjuangan guna mendukung pembangunan Lumajang yang lebih baik lagi," pungkasnya.(Yd/red)