Lumajang (lumajangsatu.com) - Ombak besar pantai selatan kembali memporak-porandakan warung ikan bakar di TPI Tempursari. Warung ikan bakar milik pak Jumadi dan pak Sumardi roboh diterjang ombak.
Beruntung, tidak ada korban jiwa, karena pemilik sudah waspada karena ombak dalam beberapa hari terakhir sangat besar. Penjual ikan bakar harus bergeser lebih ke utara menjauhi bibir pantai yang juga semakin ke utara.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Informasinya kemarin siang ombak besar dan merobohkan dua warung ikan bakar milik pak Jumadi dan Sumardi," ujar Abdul Rohman, salah seorang warga Tempursari, Selasa (17/09/2019).
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Abrasi pantai TPI Tempursari dimulai sekitar tahun 2017, semua cemara udang yang berbaris rapi dipinggir pantai digulung ombak. Deretan warung ikan bakar, mushalla dan tempat pelelangan ikan yang mula-mula jadi korban keganasan ombak pantai selatan.
Para pemilik warung kemudian bergeser lebih ke utara, berharap ombak tidak lagi mengejar. Namun, sang ombak seakan ingin kembali ke asalnya dan terus mendekati warung-warung milik warga.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
"Dulu saya masih kecil lautnya dekat dengan muara, saat ini sudah jauh sekitar 1 km dan ditempati oleh warga," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi