Senduro (Lumajangsatu.com) - Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mulai berhasil dikendalikan petugas.Ketika datang memantau, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Toni Harmanto melihat dari udara, ternyata bara api kembali menyala kemungkinan pergeseran angin.
Meski demikian, api tak sepenuhnya dipastikan padam. Seperti yang dilihat dari Heli oleh Tim Wakapolda Jatim di sejumlah titik masih terlihat kepulan asap dan titik api baru sisa kebakaran sebelumnya.
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Selain itu besok akan dikerahkan sebanyak 62 petugas lapangan dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan rewalan, hingga kini masih terus berjibaku melakukan pendinginan untuk mencegah kebakaran membesar kembali.
"Kalau kami melihat pantauan heli dari hotspot posisinya ada yang ditebing curam" Kata Wakapolda Brigjen Pol Toni Hermanto
Akibat kebakaran selama sepekan, sedikitnya lebih dari 93 hektare hutan vegetasi dengan berbagai tanaman endemik Gunung Semeru ludes dilalap api. Dia juga akan diskusi terkait spot-spot yang masih terbakar, harus dilihat apakah ulah manusia atau memang faktor alam untuk memastikan ada tidaknya kebakaran yang terpantau di bmkg.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Kita memberikan kepastian terkait dengan api yang muncul" Tandasnya.
Bupati Lumajang Thoriqul Haq menambahkan terkait dengan kebakaran tersebut ada titik api baru yang asapnya mulai kelihatan dan masih kecil, itu pastinya kondisi riil yang dilihat hari ini . Semisal ulah manusia yang membakar itu tidak mungkin.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Beberapa hal yang memungkinkan adalah melakukan korrdinasi agar asap ini bisa dihentikan" Kata Thoriqul Haq
Wakapolda berharap Dandim dan Kapolres Lumajang bisa terus berkomunikasi untuk koordinasi semakin cepat. Terlebih jika hujan segera turun sekiranya cepat terkendali. (ind/ls/red)
Editor : Redaksi