Candipuro - Warga Desa Penanggal Kecamatan Candipuro terus melestarikan budaya nenek moyangnya yakni Ritual Ruwat air di kawasan obyek wisata Tirtosari View. Kegiatan budaya ini dilaksanakan setahun sekali.
"Meski kami melakukan pengembangan wisata di sumber air Tirtosari,kita tetap melestarikan budaya ruwatan," ungkap Sekdes Penanggal, Alamin pada lumajangsatu.com, Kamis (5/12/2019).
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Masih kata dia, ritual ruwat air terus dikembangan untuk bisa menarik wisatawan. Karena, seiring dikembangkannya Tirtosari sebagai kawasan wisata.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
"Tahun kemarin menjadi rangkai Candipuro Culture Festival, tahun depan kana menjadi Ritual Lereng Semeru bersama Desa Sumber Wuluh dan Sumber Mujur," jelasnya.
Ritual Ruwat air diawali dengan iring-iringan sesajen dan juga akan proses ndalang di sumber mata air.
"Semua masyarakat dikawasan sumber mata air Tirtosari terlibat semua," pungkasnya. (ls/red)
Editor : Redaksi