Lumajang - Pilkades serentak 158 Desa tanggal 18 Desember 2019 sudah dilakukan pemetaan potensi kerawanan. Ada 11 indikator yang dimasukkan dalam katagori Pilkades sangat rawan.
Dari 158 Desa, tercatat 31 Desa dengan katagori sangat rawan dan mendapatkan perhatian khusus. Salah satu indikator Pilkades sangat rawan, adanya ketidak percayaan salah satu calon pada panitia Pilkades.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
"Ada 11 indikator potensi kerawanan. Ada 31 Desa katagori sangat rawan dari 158 Desa," ujar AKBP Adewira Negara Siregar SIK, Kapolres Lumajang usai rapat koordinadi dengan TNI dan Pemerintah Daerah, Kamis (12/12/2019).
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Total pengamanan 3.555 personel gabungan TNI, Polri dan Linmas. Ada tambahan 200 personil Brimob Polda Jatim yang ditempatkan di 5 rayon dan sewaktu-waktu bisa digeser jika terjadi potensi gangguan keamanan.
"Total 3.555 pengamanan dari Polri, TNI dan Satpol PP. Ada juga 200 personil Brimob Polda Jatim," tuturnya.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Polisi akan melakukan patroli cipta kondisi sebelum dan sesudah Pilkades. "Kita akan pastikan Pilkdaes di Lumajang aman, sebelum dan sesudah pelaksanaan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi