Lumajang - Adanya keluhan oleh netizen soal pemberlakukan tiket masuk kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) saat hendak menyambangi saudaranya di Desa Ranu Pani Kecamatan Senduro disebuah grup Facebook Lapor Lumajang. Ternyata, mendapat respon langsung dari Bupati Thoriqul Haq melalui komentar dengan akun FBnya.
"TERIMA KASIH informasinya. Segera saya tindak lanjut lagi. Beberapa hari lalu saya ke pintu pos pantau TNBTS. Dan petugas TNBTS menyampaikan tidak memberlakukan tiket bagi yang berkunjung ke Ranupane, kecuali ke Bromo dan Ranu Regulo. Tapi, hari ini saya dapat informasi yang sungguh mengecewakan. Sekali lagi terima kasih, segera kami urus. Saran saya, bila ada video itu lebih baik," jawab Cak Thoriq saat berkomentar di sebuah tread FB grup lapor lumajang.
Baca juga: Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS
BACA JUGA : Tiket Masuk Hutan TNBTS di Lumajang Kembali Dikeluhkan Netizen
Dia menjelaskan, TNBTS ini instansi yang langsung di bawah kementrian LH dan Kehutanan. Yang bagi PEMDA LUMAJANG tidak bisa secara langsung melakukan tindakan. Yang kami bisa melakukan adalah kordinasi untuk supaya melakukan kebijakan yang tidak merugikan masyarakat.
"Saya juga kecewa mendapatkan informasi ini," ungkapnya lagi.
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
Di ajuga menyampaikan penjelasan atas konfirmasi ke TNBTS terkait pos pantau TNBTS di Desa Burno sebelum Ireng Ireng.
Berikut penjelasan dan konfirmasi soal tiket oleh TNBTS disampaikan ke Cak Thoriq :
Keterangan dari TNBTS, pengunjung sangat banyak, tp tetap sesuai prosedur ditanya satu persatu, mungin yg ditarik menjawabnya meragukan atau tidak benar sehingga tetap ditarik tiket.
Hanya yang ke Bromo dan Regulo saja yang ditarik tiket sesuai ketentuan. Sedangkan yang masyarakat, yang melintas dan ke ranupani tidak ditarik tiket. Petugas TNBTS juga didampingin danramil selama bertugas.
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
Mohon Maaf kalau masih kurang profesional dalam penarikan tiket.
itu yg disampaikan pihak TNBTS.
Komentar para netizenpun beragam terkait pemberlakukan tiket masuk kawasan hutan TNBTS. (ls/red)
Editor : Redaksi