Content: / /

Tiket Masuk Hutan TNBTS di Lumajang Kembali Dikeluhkan Netizen

Peristiwa

01 Januari 2020
Tiket Masuk Hutan TNBTS di Lumajang Kembali Dikeluhkan Netizen

Repro postingan foto di akun FB Andri Faradyawati.

Lumajang - Lagi-lagi pemberlakukan tiket masuk ke Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dikeluhkan oleh netizen. Pemilik akun faceboook Andri Faradyawati menyayangkan saat dirinya menyambangi saudaranya di Desa Ranu Pani Kecamatan Senduro malah kena pemberlakuan tiket.

Berikut kisah Andri melalui akun FBnya : 

Assalamualaikum,,
Hari ini saya mengunjungi saudara saya di Ranupane, dan saya sangat terkejut dan kecewa sekali krn saya diharuskan untuk membeli tiket oleh pihak penjaga tiket disana tepatnya di loket sblum kali ireng2, saya sdh menjelaskan bahwa saya dr lumajang ingin berkunjung ke saudara saya di Ranupane...

 

Tp mrk kekeh bahwa saya boleh lewat kl sdh membeli tiket... Sedangkan tiketnya gk murah satu tiket 34 rb dan saya dlm mobil itu ada 4 orang, saya, suami, bulek dan anaknya... Jd saya hrus mengeluarkan uang 4x34rb,masih ditambah parkir 10rb...

Saya sangat kecewa sekali... Mengapa untuk nyambangi saudara harus bayar... Bagaimana ini bapak bupati... Tolong dikaji kembali bab penarikan tiket... Terus terang bagi saya ini sangat memberatkan...
Padahal saya kesana bukan untuk berlibur
Semoga segera ada solusi dr pihak terkait agar tidak ada lagi kekecewaan sperti yg saya alami.

Sebelumnya, tiket pemberlakukan masuk ke hutan TNBTS juga pernah dikeluhkan oleh netizen. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dengan sigap melakukan koordinasi. Tiket diberlakukan bagi pengunjung ke Ranu Regulo dan Bromo. Semua sudah clear, tetapi masih ada saja temuan netizen terkait pemberlakukan tiket untuk sambang saudara di Ranu Pani. (ls/red)

loading...

Tinggalkan Komentar

Facebook

Twitter

Redaksi