Lumajang - Satu warga Lumajang yang ditetapkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) diduga Covid-19 dikabarkan meninggal dunia saat dirujuk ke Rumat Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang, Jum'at(20/3/2020). Korban meninggal sebelum masuk ke IGD.
Kadinkes Lumajang, dr. Bayu Wibowo mengatakan, kabar meninggalnya kakek berusia sekitar 70 tahun usai pulang dari umroh ini sudah didengar. Namun, apa penyebab utama meninggalnya masih belum ada keterangan resmi dari RSSA.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
"Belum ada kabar resmi penyebabnya, maaf beliau belum ada keterangan kena covid," ungkapnya saat dihubungi.
Nenek (sebelumnya kakek ralat dari redaksi, (sabtu,21/3/2020), berusia 70 asal Kota Lumajang ini mengalami masalah infeksi saluran pernafasan usai pulang dari umroh pada pertengahan bulan Maret. Kemudian masuk RS dr. Haryoto pada tanggal 17 Maret kemarin dan dirawat masuk kategori PDP.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
"Dia memiliki penyakit bawaan diabet dan masalah dijantungnya," jelasnya.
Sementara Direktur RS. dr Haryoto mengaku pasiennya dirujuk ke RSSA sebelum meninggal untuk mengetahui kondisinya.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
"Kita menunggu keterangan dari RSSA," pungkasnya. (ls/red)
Mengenai siapa nama kakek dan tempat tinggal, pihak Pemerintah Lumajang masih menutupi. Pasalnya, khawatir ada kepanikan warga dan menjaga kenyamanan keluarga. (ls/red)
Editor : Redaksi