Lumajang - Memasuki bulan Maulid Nabi Muhammad Rasulullah SAW, turut meningkatkan penjualan buah segar yang dikemas dalam bentuk parsel, dimasa pandemi para pedagang buah banting setir untuk memasarkan lewat online ternyata banyak diminati.
Salah satu pedagang buah Ain (26) warga Desa Wonokerto Kecamatan Tekung mengaku bahwa pesanan parsel buah kini makin banyak permintaan melalui online. Awalnya menjual buah-buahan di pasar Nogosari berhubung sepi pembeli ia berinisiatif untuk di jual online.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"Alhamdulillah mbak, penjualan naik apalagi saya kemas dalam paketan parsel" tandasnya.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Rudi (38) salah satu pedagang juga mengungkapkan bahwa penjualan buah dikemas dalam bentuk parsel lebih banyak diminati terlebih untuk harga sangat terjangkau. Harga parsel buah dibandrol mulai 10 ribu hingga 50 ribu, itupun sesuai dengan permintaan pembeli.
"Untuk nanti hari ini mbak, kami dapat orderan 100 parsel untuk digunakan maulid" ujar Rudi.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Nurul (46) warga Desa Tukum sebagai pembeli menuturkan bahwa parsel yang ia minta cukup beragam, Biasanya berisi berupa aneka kue, makanan kering, minuman, buah-buahan, dan beragam kebutuhan sekunder lainnya. Barang-barang tersebut dikemas dalam berbagai bentuk kerinjing. (Ind/ls/red)
Editor : Redaksi