Klakah-Setelah panen raya buah Nangka beberapa hari kemarin, di Kecamatan Klakah Lumajang, menyebabkan harganya menurun di pasaran. Kini harga Nangka mulai stabil dan diperkirakan akan terus melambung menjelang masa akhir musim panen.
"Iya mas, kemarin itu anjlok jadi harganya dari 10 hingga 25 ribu saja perbutirnya,"kata Siadi pedagang Nangka Klakah saat ditemui Lumajangsatu.com di lapaknya, Minggu (20/12/2020).
Baca juga: Lewat Pandangan Umum, Fraksi PDI Perjuangan Apresiasi Kinerja Sekaligus Beri Masukan Bupati Lumajang
Dia menjelaskan semenjak seminggu terakhir harga Nangka mulai stabil, kini dipasaran mencapai 15 hingga 50 ribu perbutirnya. Hal tersebut karena masa musim panen Nangka sudah hampir berakhir.
"Kan musim panen itu mulai bulan September sampai Februari, jadi mulai sekarang sudah mulai naik harganya,"katanya.
Baca juga: Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS
Pedagang asal Desa Tegal Randu, Kecamatan Klakah tersebut mengungkapkan jika harga Nangka diperkirakan akan terus melonjak hingga akhir musim.
"Kalau menjelang bulan Februari itu harganya 30 hingga 100 perbutirnya,"paparnya.
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
Kini Siadi perharinya mampu menjual 25 hingga 30 butir Nangka perharinya. Mulai jam 08:00 hingga 17:00.
"Tergantung pembeli kalau cepet habis ya pulang dulu,"pungkasnya.(Oky/ls/red).
Editor : Redaksi