Lumajang - Bupati Lumajang Thoriqul Haq akhirnya menjawab pertanyaan sejumlah netizen soal penggati beringin di Alun Alun yang tumbang. Cak Thoriq dan Bunda Indah akan kembali menanam pohon beringin yang baru dan lebih kokoh.
"Iya, kami akan menanam bersama pohon beringin yang baru, di tempat yang sama. Tentu, pohon beringin yang lebih kokoh. Kami sadar, keroposnya akar dan usia beringin yang sudah ratusan tahun, saatnya harus di ganti dengan beringin yang lebih memiliki akar kuat," tulis cak Thoriq melalui akun facebook resminya @Thoriqul Haq.
Baca juga: Perselisihan Jalan Memanas, Lansia 67 Tahun Dibacok hingga Luka di Lumajang
Cak Thoriq dan Bunda Indah akan menanam bersama-sama Beringin di lokasi yang sama. Pohon Beringin akan tetap menjadi icon Alun Alun dan akan menjadi warisan untuk ratusan tahun yang akan datang.
Baca juga: Cegah Guru Terjerat Hukum Saat Disiplinkan Siswa, KORPRI Lumajang Dorong SOP yang Jelas
"INSYAALLAH, beringin yang akan kami tanam berdua, tetap menjadi icon Lumajang, dan akan menjadi warisan beringin untuk ratusan tahun yang akan datang," tambahnya.
Yuli Harismawati, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang menyatakan dugaan faktor Beringin roboh karena sudah tua. DLH sudah melakukan berbagai upaya agar pohon Beringin tersebut tetap tegak, namun kembali lagi pada faktor alam dan usia pohon.
Baca juga: 26 Peserta Meriahkan Karnaval HUT ke-81 RI di Mojo, Polisi Kawal Jalur hingga Usai
"Kita sudah lakukan berbagai cara agar Beringin itu kembali rindang dan indah. Tapi kembali lagi pada faktor alam dan usia pohon," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi