Tempeh - Nasib nahas dialami Nasiran (60) Sukariyah (50) dan Serlin Karlina (10). Warga Desa Pandanwangi Kecamatan Tempeh itu meninggal dunia karena menghiru asap beracun dari disel.
Yang membuat hati semakin terharu, ibu dan anak yang masih berusia 10 tahun ditemukan tak bernyawa dalam kondisi berpelukan di kamar. Sedangkan sang ayah ditemukan meninggal di dekat genset.
Baca juga: Pemkab Lumajang Intensif Pantau Distribusi BBM, Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Masyarakat
Kejadian bermula saat hari Selasa (26/01) pukul 18.30 wib terjadi pemadaman listrik. Karena di rumah korban ada kegitan tahlil, maka menyalakan genset untuk penerangan. Pukul 22.00 wib korban akan istirahat dan memasukan genset ke dalam rumah karena listrik masih padam.
Baca juga: Panen Tebu Meningkat, Kebutuhan Biosolar di Lumajang Ikut Melonjak
Pada hari Rabu pagi (27/01), sekitar pukul 09.30 anak korban Lihan (24) mandatngai rumah korban yang bersebalahan. Karen saat dipenggil tidak ada respon. Lihan kemudian mencongkel jendela dan mendapati ketia korban sudah tidak bernyawa.
"Jadi anaknya itu menemukan orang tuanya sudah meninggal dunia dan mesin genset yang masih menyala di dalam kamar, tanpa adanya ventilasi udara," kata Kapolsek Tempeh Iptu Lugito, Rabu (27/01/2021).
Baca juga: Polsek Padang Hidupkan Satkamling, Warga Diajak Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan Malam
Selanjutnya para korban langsung ditangani petugas medis namun pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum. "Siang ini langsung dimakamkan mbak," tutupnya.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi