Takjil Gratis

Satlantas Lumajang Gandeng Pocil , 500 Takjil Ludes Dibagikan di Depan Mapolres

avatar Indana Zulfa
  • URL berhasil dicopy
Anggota Satlantas Polres Lumajang bersama Pocil membagikan takjil gratis
Anggota Satlantas Polres Lumajang bersama Pocil membagikan takjil gratis

Lumajang – Suasana Jalan Alun-Alun Utara, Kabupaten Lumajang, mendadak semarak menjelang waktu berbuka puasa, Rabu (25/2/2026). Jajaran Satlantas Polres Lumajang bersama Polisi Cilik (Pocil) dan komunitas Teh Balap turun langsung ke jalan membagikan 500 paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Polres Lumajang.

 

Dalam hitungan menit, ratusan paket takjil ludes diserbu pengendara roda dua maupun roda empat yang antusias menyambut aksi berbagi tersebut. Senyum dan sapaan hangat mewarnai kegiatan bertema “Berbagi Takjil, Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan”.

 

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Yulian Putra Prasviawan, melalui KBO Satlantas Ipda Eko Budi Laksono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin selama Ramadan sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat.

 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Semoga takjil yang kami bagikan bisa membantu mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba,” ujar Ipda Eko.

 

Ia menambahkan, keterlibatan Pocil dan komunitas Teh Balap bukan sekadar meramaikan kegiatan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini serta membangun sinergi positif antara kepolisian dan masyarakat.

 

“Kami ingin memberi contoh kepada anak-anak Pocil tentang pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama. Kehadiran mereka juga menghadirkan suasana humanis dan penuh keceriaan,” tambahnya.

 

Tak hanya berbagi takjil, petugas juga menyampaikan imbauan tertib berlalu lintas kepada para pengendara. Edukasi tersebut penting mengingat menjelang waktu berbuka puasa kerap terjadi peningkatan volume kendaraan yang berpotensi memicu kepadatan maupun kecelakaan.

 

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga menilai, kehadiran polisi di tengah aktivitas sosial Ramadan menunjukkan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga aktif membangun kedekatan dan kepedulian sosial.

 

“Harapannya, kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” tutup Ipda Eko (Red).