Senduro - Momentum hari raya Idul Adha atau juga dikenal dengan hari raya qurban memperlihatkan kerukunan di Desa Ranupani Kecamatan Senduro. Warga selain umat muslim, juga kebagian daging hewan qurban yang dibagikan oleh panitia qurban.
"Semua merasakan kebahagian saat hari raya mas, semua kebgaian daging hewan qurban," ujar Faizin, salah seorang warga Ranupani, Jum'at (23/07/2021).
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Mementum kebersamaan itu yang terus dijaga oleh warga Ranupani. Meskipun berbeda dalam hal keyakinan, namun warga tetap hidup berdampingan dan saling berbagi kepada sesama saat ada acara-acara keagamaan ataupun acara adat.
Baca juga: Tak Lagi Terpinggirkan, Marbot dan Guru Ngaji di Lumajang Kini Dilindungi BPJS
"Kemarin juga ada sumbangan hewan ternak dari umat Nasrani untuk disembelih saat hari raya Idul Adha," jelasnya.
Sebelum penyembelihan, juga dilakukan do'a bersama yang dipimpin oleh sesepuh adat Tengger Ranupani. Masyarakat tetap menjaga kearifan lokal dan menjaga budaya okal agar tetap lestari sampai akhir zaman. "Sebelum disembelih, kita do'a bersama yang dipimpin oleh sesepuh adat Tengger," tuturnya.
Baca juga: Polsek Pasirian dan Koramil Gotong Royong Bangun Asrama Putri Ponpes Hidayatul Mustofa
Untuk masjid kampung bawah, ada 4 ekor sapi dan 17 ekor kambing. Sedangkan masjid kampung atas ada 6 ekor sapi dan 17 kambing. Untuk daging qurban, daging sapi dibagi rata ke warga Ranupani dan daging kambing diberikan ke Desa tetangga yang masuk Kabupaten Malang.(Yd/red)
Editor : Redaksi