Lumajang - Usai pasca erupsi Gunung Semeru masyarakat masih saja mendekati jembatan Gladak Perak yang kondisinya putus, kini polisi menghimbau agar menjauh dari lokasi tersebut karena tidak untuk dipertontonkan. Minggu, (5/12/2021).
Kanit Sabhara Polsek Pronojiwo Aipda Andhik Hari Purnomo mengatakan bahwa kondisinya putus akibat diterjang banjir lahar Gunung Semeru. Warga berbondong-bondong melihat jembatan putus tersebut, padahal itu berbahaya.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
"Kami menghimbau agar masyarakat tidak mendekat" kata Aipda Andhik.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
Meski sudah dipasang garis pengaman, namun ada warga yang tetap saja nekat menerobos, untuk melihat kondisi jembatan dari dekat. Kondisi tersebut dinilai membahayakan warga karena tanah di sekitar jembatan putus yang labil.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Mereka mendekati lokasi lantaran penasaran ingin lihat makanya datang langsung ke sini untuk melihat jembatan yang ambruk.(ind/ika/red)
Editor : Redaksi