Lumajang - Usai pasca erupsi Gunung Semeru masyarakat masih saja mendekati jembatan Gladak Perak yang kondisinya putus, kini polisi menghimbau agar menjauh dari lokasi tersebut karena tidak untuk dipertontonkan. Minggu, (5/12/2021).
Kanit Sabhara Polsek Pronojiwo Aipda Andhik Hari Purnomo mengatakan bahwa kondisinya putus akibat diterjang banjir lahar Gunung Semeru. Warga berbondong-bondong melihat jembatan putus tersebut, padahal itu berbahaya.
Baca juga: Kedungjajang Akan Kenalkan Sejarah Singo Wiguno, Patih Pertama Lumajang di Karnaval Kabupaten
"Kami menghimbau agar masyarakat tidak mendekat" kata Aipda Andhik.
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Meski sudah dipasang garis pengaman, namun ada warga yang tetap saja nekat menerobos, untuk melihat kondisi jembatan dari dekat. Kondisi tersebut dinilai membahayakan warga karena tanah di sekitar jembatan putus yang labil.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
Mereka mendekati lokasi lantaran penasaran ingin lihat makanya datang langsung ke sini untuk melihat jembatan yang ambruk.(ind/ika/red)
Editor : Redaksi