Lumajang - Bupati Lumajang Thoriqul Haq mempersiapkan sekolah-sekolah menjadi lokasi pengungsian. Hal ini dikarenakan sejumlah lokasi pengungsian seperti di Balai Desa Penanggal yang sudah mulai penuh.
"Saat ini kita sedang mempersiapkan, memastikan sekolah-sekolah bisa menjadi tempat pengungsian, bagaimana ruang kelasnya cukup, toiletnya cukup, dengan distribusi logistik yang cukup," ujarnya saat berada di Kantor Kecamatan Candipuro, Senin (06/12/2021).
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
Kebijakan ini diambil bupati agar lokasi pengungsian tidak terlalu sesak. Terlebih situasi pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga protokol kesehatan juga diharapkan tetap dipatuhi oleh masyarakat.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
Disampaikan bupati bahwa saat ini Pemkab Lumajang tengah fokus melakukan evakuasi masyarakat. Selain itu bupati akan fokus terhadap proses recovery masyarakat.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Kami betul-betul berharap ada tindak lanjut untuk percepatan recovery, saya akan sesegera mungkin berkoordinasi dengan perhutani bilamana masyarakat yang ingin pindah, banyak rumah yang hancur, tentu setelah proses evakuasi selesai," jelasnya. (Kominfo/Har/Red)
Editor : Redaksi