Lumajang - Lima ibu dikabarkan melahirkan saat berada di Posko Pengungsian Bencana Erupsi Gunung Semeru. Dikatakan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati hampir semua yang melahirkan terpaksa menjalani operasi sesar karena belum mencapai hari perkiraan lahir bayi.
"Hampir semua operasi, mungkin karena stress, ketakutan atau bahkan trauma akibat erupsi Gunung Semeru," ungkapnya saat ditemui di Rumah Tunggu Ibu Melahirkan, Desa Pasirian, Minggu (19/12) kemarin.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Wabup menyebut masih ada 14 calon ibu yang diperkirakan akan melahirkan pada waktu dekat. Untuk itu, pihaknya sudah meminta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang untuk menyiapkan tempat yang nyaman bagi para ibu dan bayi pasca proses lahiran.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Selain itu, wabup juga meminta tenaga kesehatan juga membantu mengilangkan trauma pada ibu bayi dan memantau kondisi ibu dan bayi pasca lahiran.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
"Tetap pada pantauan medis, para bidan mejaga supaya sang ibu traumanya hilang, biar asinya lancar," pungkasnya. (Komin/har/red)
Editor : Redaksi