Lumajang - Kondisi jalan rusak di JLT selatan banyak dikeluhkan oleh pengguna jalan. Pasalnya, kondisinya sudah sangat membahayakan pengguna jalan karena jalan berlubang cukup dalam. “Ini sangat membahayakan bagi pengguna jalan dan kita sering dapat keluhan soal jalan rusak ini,” ujar Idris Marzuqi, Ketua DPC Partai Demokrat Lumajang, Kamis (02/03/2023).
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
Lokasi kerusakan juga pas berada di depan kantor DPC Demokrat Kabupaten Lumajang. Saat hujan turun, maka kondisi jalan sudah seperti kolam karena air menggenang di lubang-lubang tengah jalan. “Memang pemerintah kurang secara anggaran, tapi kita minta agar ada perbaikan agar tidak semakin parah,” terangnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Setiap pengguna jalan harus memilih jalan yang tidak berlubang sehingga pengendara harus berkelok-kelok seperti saat ujian membuat SIM. Tak jarang, ada laporan warga yang terjatuh atau kecelakaan tunggal akibat jalan yang berlubang di JLT. “Ya seperti saat ujian SIM itu, belok-belok menghindari lubang ditengah jalan,” papar politisi asal Desa Dawuhan Wetan itu.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Dalam keterangan resminya, Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati meminta masyarakat Lumajang untuk bersabar. Pasalnya, Pemerintah kekurangan anggaran untuk melakukan perbaikan jalan secara keseluruhan. Namun, Wabup mengklaim bahwa 75 persen jalan Kabupaten Lumajang sudah dalam kondisi baik, tinggal 25 persen saja yang rusak dan akan dilakukan perbaikan secara berkala.(Yd/red)
Editor : Redaksi