Lumajang - Pasar Hewan Lumajang pada Jumat, (23/6/2023) siang dipadati pembeli yang kebanyakan merupakan panitia kurban. Mereka rata-rata mencari sapi kurban di pasar karena harganya yang rendah.
Namun, pada sepekan menjelang Idul Adha, harga sapi kurban mengalami kenaikan. Rata-rata sapi kurban mengalami kenaikan dari mulai satu sampai dua juta rupiah per ekornya.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
"Dari harga semula Rp 14 juta sampai Rp 20 juta berbagai jenis, kini harganya naik dari mulai Rp 16 juta sampai Rp 23 juta per ekor" Kata Misto salah satu pedagang sapi.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Sapi di pasar hewan ini menawarkan berbagai jenis sapi, diantaranya Simental, Brahman, Limosin dan sapi lokal. Pedagang memperkirakan kenaikan harga sapi kurban akan terus naik hingga satu hari menjelang hari raya Idul Adha.
Sedangkan menurut Sugianto salah satu pedagang lainnya mengatakan bahwa kenaikan harga hewan kurban lumrah terjadi menjelang Idul Adha . "Hal ini disebabkan karena tingginya permintaan" Kata Dia.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Meski demikian, Sugianto memastikan kenaikan harga hewan tidak berdampak pada harga daging sapi dan kambing di pasaran (Ind/red).
Editor : Redaksi