Lumajang - Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kabupaten Lumajang menggencarkan pengawasan terhadap peredaran hewan kurban. Pj. Bupati Lumajang Indah Wahyuni menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan kesehatan dan keselamatan hewan kurban untuk melindungi masyarakat dari potensi penyakit hewan.
"Untuk persiapan Idul Adha, perlu dilakukan pengawasan terkait peredaran hewan kurban. Jangan sampai ada hal yang meresahkan masyarakat. Kami melakukan pengecekan terhadap penyakit PMK dan lato-lato dengan pengawasan ketat," ujar Yuyun saat dikonfirmasi di sela kesibukannya, Rabu (5/6/2024).
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
Perempuan yang akrab Yuyun juga menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Lumajang juga telah meningkatkan pengecekan kesehatan hewan ternak secara berkala.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lumajang Hairil Diani menjelaskan bahwa pihaknya juga telah memetakan dan menyebarkan tenaga dokter hewan untuk memastikan kesehatan hewan sebelum disembelih.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
"Kasus penyakit PMK, lato-lato, atau LSD masih ada, sehingga kami menggencarkan pemeriksaan hewan dan mengawasi lalu lintas hewan ternak baik yang masuk maupun keluar daerah Lumajang," jelasnya.
Pasar-pasar hewan juga menjadi fokus pengawasan kesehatan hewan kurban untuk mengantisipasi penyebaran penyakit dari luar daerah.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Meski cek point resmi belum ada, kami melakukan pemeriksaan di pasar hewan untuk memastikan kesehatan hewan yang dijual," terangnya.
Dengan langkah-langkah pengawasan dan pengecekan yang ketat, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam merayakan Idul Adha dan memastikan hewan kurban yang disembelih sehat dan layak konsumsi.(Kom/red)
Editor : Redaksi