Lumajang - Tanggul penahan banjir di Dusun Kebondeli Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang ambrol akibat diterjang banjir lahar dingin. Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama DPRD Lumajang langsung bergerak cepat dalam penanganan tanggul yang jebol.
Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Hj. Oktafiyani, S.H., M.H., turun langsung ke lokasi tanggul bersama Bupati Lumajang, Indah Amperawatidan Wakil Bupati Lumajang, Yuda Aji Kusuma.
Baca juga: Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS
"Kita Bersama pemerintah Lumajang akan mengambil Langkah cepat untuk penanganan tanggul jebol agar bisa memberikan rasa aman bagi masyarakat," ujar Oktafiyani.
Kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Kapolres Lumajang, Kalaksa BPBD, Kepala Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas PUTR Lumajang, jajaran Forkopimca, dan Kepala Desa setempat. Langkah ini merupakan bukti nyata sinergitas antara pemerintah, DPRD, dan jajaran terkait dalam percepatan penanganan tanggul yang berpotensi jebol di Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
Dengan adanya kerjasama yang baik antar jajaran pemangku kebijakan dan DPRD, diharapkan penanganan tanggul di Dusun Kebondeli dapat dilakukan dengan efektif dan efisien, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman. Pemerintah Kabupaten Lumajang dan DPRD berkomitmen untuk terus memantau dan menangani masalah ini dengan serius.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sumberwuluh, Samsul Arifin mengatakan, panjang tanggul rusak yang awalnya sekitar 300 meter kini bertambah menjadi 500 meter. Sedangkan Panjang total tanggul sekitar 2 kilo meter. Akibat jebolnya tanggul tersebut, satu dusun yang diisi oleh sekitar 82 kepala keluarga atau sekitar 256 jiwa di Dusun Kebondeli Selatan terancam apabila banjir lahar hujan kembali terjadi.
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
"Masyarakat berharap akan tanggul tersebut segera dilakukan perbaikan agar warga bisa tenang meskipun ada banjir lahar Semeru," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi