Lumajang - Komisi C DPRD Lumajang memanggil owner warung makan Mak Rumpit. Bertempat di ruang Komisi C, dilakukan sejumlah pembahasan mulai dari perijinan usaha, pembayaran pajak higga keluhan-keluhan dari para pengusaha.
Pemanggilan owner Mak Rumpit juga terkait insiden ledakan gas di salah satu warung yang mengakibatkan empat karyawan menglamai luka ringan hingga parah. "Kita ingin mencari solusi terbaik, agar pengusaha nyaman berusaha, daerah dapat PAD dan karyawan juga terlindungi," ujar Usman Afandi S.Pd, Sekretaris Komisi C DPRD Lumajang, Senin (25/08/2025).
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Komisi C DPRD juga mendengarkan keluhan dari pengusaha tentang pengurusan ijin. DPRD siap melakukan pendampingan agar pengusaha bisa mudah dalam mengurus ijin dan tenang dalam berinvestasi.
"Jika pengusaha nyaman dan aman berinvestasi, maka tentu bisa membuka lapangan pekerjaan dan ada penambahan PAD lewat pajak," papar poltisi NasDem itu.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Sementara itu, Sofi Owner Mak Rumpit menyampikan bahwa pertemuan dengan Komisi C DPRD membahawa sejumlah hal, yakni soal perijinan, pembayaran pajak dan keselamatan tenaga kerja. Sebab, ada insiden beberapa Waktu lalu ledakan gas yang mengakibatkan 4 karyawannya mengalami luka bakar ringan hingga parah.
Pihaknya juga sudah melakukan perbaikan isntalasi gas dan melakukan evaluasi dengan vendor pemasang instalasi gas. Sebenarnya, instaliasi gas sudah dipasang diluar dapur, namun nampaknya ada kebocoran.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
Sedangkan untuk empat karyawan yang mengalami kecelakaan sudah ditanggung biaya rumah sakit hingga sembuh. Tak hanya itu, gajinya juga dibayarkan penuh selama proses perawatan.
"Kita lakukan sejumlah pembahasan dengan Komisi C DPRD, termasuk tentang insiden yang menimpa empat karyawan kami," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi