Lumajang – Kepolisian Resor (Polres) Lumajang masih melakukan penyelidikan terkait kasus peluru nyasar yang terjadi di lingkungan Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Lumajang.
Baca juga: Pemkab Lumajang Gelar Nobar Gratis Semifinal Piala Dunia 2026, Perkuat Kebersamaan dan Dongkrak UMKM
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, mengatakan hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima hasil visum dari rumah sakit. Menurutnya, hasil visum tersebut sangat diperlukan untuk memastikan luka yang dialami korban serta membantu mengungkap jenis senjata yang digunakan.
“Masih dalam proses penyelidikan. Hasil visum dari rumah sakit belum kami terima,” ujar Ipda Suprapto Senin, (9/2/2026).
Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan uji balistik guna memastikan secara pasti jenis senjata yang menyebabkan peluru nyasar tersebut. Namun demikian, hingga kini hasil foto rontgen korban juga belum dapat diperbarui.
Baca juga: PA Lumajang Tegaskan Pengajuan Perwalian Anak Tidak Sulit Jika Persyaratan Lengkap
“Untuk sementara, hasil foto rontgen belum bisa di-update,” jelasnya.
Baca juga: PA Lumajang Ungkap Alasan Ibu Mengajukan Hak Asuh Anak Usai Perceraian
Saat ditanya mengenai apakah penyidik telah mendatangi pihak keluarga korban, Ipda Suprapto menyebut hal tersebut masih belum dapat dipastikan.
Kasus ini masih terus dikembangkan oleh pihak kepolisian guna mengungkap sumber peluru serta pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut (Red).
Editor : Redaksi