Pengawasan

Kapolsek Lumajang Kota Sidak Dapur MBG, Pastikan Sampah dan IPAL Tak Cemari Lingkungan

Reporter : Indana Zulfa
Pertemuan tersebut membahas pengawasan pelaksanaan program serta pengelolaan operasional agar berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

 

Lumajang – Pengelolaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Lumajang mendapat perhatian serius aparat kepolisian. Kapolsek Lumajang Kota Iptu Edi Kuswanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) turun langsung melakukan monitoring ke sejumlah Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG), Selasa (24/2/2026).

Baca juga: 500 Jamaah Padati Sholawatan 1 Muharram di Pasrujambe, Polisi-TNI Bersinergi Jaga Keamanan Selamatan Desa

 

Monitoring dilakukan bersama Camat Lumajang Pujianto, Kasipem Priyanto, Kasi PMD Agus Yudiono, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas. Rombongan menyisir beberapa titik SPPG, di antaranya SPPG Citrodiwangsan 3 di Jalan Kyai Muksin, SPPG Citrodiwangsan 4/Bromo Asri, SPPG Kelurahan Rogotrunan, SPPG Rowobujel Desa Labruk Lor, hingga SPPG Kemala Bhayangkari di Jalan Alun-alun Utara.

 

Kapolsek Lumajang Kota, Iptu Edi Kuswanto, menegaskan bahwa pengawasan difokuskan pada sistem pengelolaan sampah sisa bahan makanan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Langkah ini dilakukan untuk mencegah dampak lingkungan dan mengantisipasi potensi keluhan warga sekitar.

 

“Kami memastikan pengelolaan sampah dan IPAL berjalan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan pencemaran maupun gangguan bagi masyarakat,” ujar Iptu Edi.

Baca juga: Polsek Ranuyoso Hadiri Haflatul Imtihan YPI Raudhatus Syarifah, Dukung Lahirnya Generasi Berprestasi dan Berakhlak

 

Tak hanya aspek lingkungan, jajaran Forkopimca juga menyoroti kualitas menu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat. Iptu Edi mengingatkan para Kepala SPPG agar mematuhi petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional serta memperhatikan standar indeks gizi yang telah ditetapkan.

 

Menurutnya, program MBG merupakan upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan asupan gizi masyarakat. Karena itu, kualitas bahan makanan, kebersihan dapur, hingga kandungan gizi harus menjadi prioritas utama.

Baca juga: Polsek Randuagung Kawal Gema Muharam dan Pelantikan MWCNU, Arus Lalu Lintas Tetap Lancar hingga Acara Berakhir Kondusif

 

“Program ini menyangkut kesehatan masyarakat. Seluruh pengelola harus profesional dan bertanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, Polsek Lumajang Kota bersama Forkopimca akan terus melakukan monitoring dan pendampingan berkala guna memastikan program berjalan aman, tertib, serta memberi dampak positif yang berkelanjutan bagi warga di wilayah Lumajang (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru