Lumajang — Kepolisian Sektor Ranuyoso melakukan inspeksi langsung terhadap ketersediaan gas LPG 3 kilogram di wilayahnya. Pengecekan dilakukan di salah satu pangkalan milik Bu Luluk di Dusun Krajan, Desa Wates Wetan, Jumat (24/4/2026).
Baca juga: Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Lumajang Silaturahmi ke Kejari di Hari Pertama Bertugas
Kegiatan ini dipimpin Kapolsek Ranuyoso, Iptu Imam Soepardi, sebagai respons atas dinamika distribusi bahan bakar bersubsidi dalam beberapa hari terakhir.
Hasil monitoring menunjukkan stok masih tersedia sebanyak 80 tabung dalam kondisi terisi. Harga jual pun tetap sesuai ketentuan, yakni Rp18.000 per tabung. Namun, di balik angka tersebut, tersimpan persoalan distribusi yang mulai terasa.
“Selama dua hari terakhir terjadi keterlambatan pengiriman. Meski demikian, kebutuhan masyarakat sejauh ini masih terpenuhi,” ujar Iptu Imam Soepardi.
Baca juga: Mahasiswa KKN UGM Olah Limbah Kulit Kopi Senduro Jadi Bio-Briket Bernilai Ekonomi
Ia mengungkapkan, pasokan yang diterima agen kini menyusut hingga sekitar 50 persen dibandingkan kondisi normal. Padahal, kapasitas rata-rata agen bisa mencapai 100 tabung.
Baca juga: Sinergitas TNI-Polri Kawal Pemilihan Ketua RW 02 Rogotrunan, Jakfar Menang Telak Raih 162 Suara
Situasi ini menjadi perhatian aparat kepolisian. Pengawasan akan terus diperketat guna memastikan distribusi tetap berjalan dan mencegah potensi kelangkaan.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebih. Langkah ini dinilai penting agar distribusi LPG subsidi tetap merata dan tidak memicu kepanikan di tengah warga (Red).
Editor : Redaksi