Yogyakarta

Stabilitas Daerah Jadi Kunci Pembangunan, Bupati Lumajang Hadiri Rakor Forkopimda Jawa-Bali

Reporter : Indana Zulfa
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menghadiri Rapat Koordinasi Forkopimda Jawa dan Bali di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (4/6/2026)

Yogyakarta– Stabilitas daerah dinilai menjadi fondasi utama dalam memastikan pembangunan berjalan optimal, pelayanan publik tetap terjaga, serta aktivitas ekonomi masyarakat tumbuh secara berkelanjutan. Karena itu, penguatan sinergi antarlembaga terus menjadi perhatian pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika pembangunan dan tantangan kewilayahan.

 

Baca juga: Ribuan Hoaks Mengintai, Lumajang Perkuat Budaya Verifikasi Informasi di Era Digital

Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa dan Bali yang dihadiri Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di Gedhong Pracimasana, Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (4/6/2026).

 

Rakor yang mempertemukan kepala daerah dan unsur Forkopimda se-Jawa dan Bali tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung percepatan pelaksanaan program-program pembangunan nasional.

 

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, dan seluruh unsur Forkopimda merupakan modal penting dalam menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

 

“Sinergisitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, kejaksaan, dan seluruh unsur Forkopimda merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas daerah. Dengan kondisi yang aman dan kondusif, program pembangunan dapat berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh perencanaan yang matang dan ketersediaan sumber daya, tetapi juga ditopang oleh stabilitas sosial yang mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta menciptakan iklim yang mendukung berbagai aktivitas pembangunan.

Baca juga: Kapolres Lumajang Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Senduro

 

Dalam forum tersebut, pemerintah pusat juga menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dan kolaborasi lintas sektor guna mengantisipasi berbagai tantangan yang berpotensi memengaruhi kondisi daerah, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun keamanan.

 

Bunda Indah menilai, koordinasi yang kuat antarlembaga menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di daerah sekaligus memperkuat ketahanan wilayah di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang.

 

Baca juga: Patroli Dini Hari di Perbatasan Lumajang-Probolinggo, Polisi Perketat Pengawasan Jalur Rawan Kejahatan

Menurutnya, stabilitas daerah tidak hanya berorientasi pada terciptanya ketertiban dan keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman, dunia usaha berkembang secara sehat, dan pelayanan publik berjalan maksimal.

 

Ia berharap berbagai arahan serta strategi yang dibahas dalam rakor dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan program nasional, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas dan merata oleh masyarakat.

 

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Forkopimda, Kabupaten Lumajang berkomitmen terus menjaga stabilitas wilayah sebagai fondasi penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat ketahanan daerah, serta mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru