Jakarta - Fraksi Partai Golkar DPR RI menginisiasi Seminar Nasional Pendidikan bertajuk Optimalisasi Harga Satuan Pendidikan sebagai Dasar Penetapan Biaya Pendidikan yang Layak dan Berkeadilan di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2026).
Seminar tersebut mempertemukan akademisi, praktisi, pemerhati pendidikan, hingga para pemangku kepentingan untuk mengkaji pentingnya penyusunan harga satuan pendidikan sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan pembiayaan pendidikan yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan.
Baca juga: 15 PK Dukung Pudoli Sandra Jadi Ketua Golkar Lumajang
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, menilai peningkatan kualitas pendidikan harus diawali dengan keberanian mengevaluasi efektivitas anggaran pendidikan yang selama ini dialokasikan sebesar 20 persen dari APBN. Menurutnya, besarnya anggaran belum tentu berbanding lurus dengan peningkatan mutu pendidikan.
"Kalau seorang individu ingin maju, tidak ada cara lain selain mengintervensi pendidikan. Kita harus jujur melihat apakah anggaran pendidikan yang ada sudah benar-benar berdampak terhadap kualitas pendidikan atau belum," kata Sarmuji.
Ia menjelaskan, berdasarkan kajian sementara Fraksi Partai Golkar, kebutuhan riil biaya pendidikan diperkirakan mencapai sekitar Rp18 juta per siswa setiap tahun. Sementara itu, dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diterima sekolah saat ini rata-rata baru sekitar Rp900 ribu per siswa per tahun atau sekitar lima persen dari kebutuhan tersebut.
Karena itu, Sarmuji menilai penetapan harga satuan pendidikan perlu dirumuskan secara komprehensif agar alokasi anggaran pendidikan benar-benar sesuai kebutuhan dan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Baca juga: Nur Purnamasidi Anggota DPR RI Komitmen Tingkatkan IPM Lumajang Lewat PIP dan KIP Aspirasi
Ketua Panitia Seminar Nasional, H. Muhamad Nur Purnamasidi, mengatakan forum tersebut diharapkan dapat menghasilkan berbagai rekomendasi yang akan menjadi masukan bagi Komisi X DPR RI dalam pembahasan kodifikasi tiga undang-undang di bidang pendidikan.
"Kami berharap berbagai masukan dari seminar ini dapat menjadi bahan penyusunan regulasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memperkuat sistem pendidikan nasional kita," ujar Anggota Komisi X DPR RI dari Daerah Pemilihan Jember-Lumajang itu.
Bang Pur menambahkan, Fraksi Partai Golkar memiliki komitmen untuk terus memperjuangkan kebijakan pembiayaan pendidikan yang proporsional dan berkeadilan sehingga setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang layak tanpa terkendala persoalan biaya.
Baca juga: Peringatan HUT 60, Golkar Lumajang Akan Terus Berjuang Karya Kekaryaan
"Fraksi Partai Golkar berkomitmen memperjuangkan kebijakan pembiayaan pendidikan yang proporsional dan berkeadilan," tegasnya.
Seminar nasional tersebut diselenggarakan secara hybrid. Selain dihadiri peserta secara langsung di Kompleks Parlemen Senayan, kegiatan juga diikuti peserta dari berbagai daerah melalui siaran langsung di kanal YouTube Fraksi Partai Golkar.(Red)
Editor : Redaksi