Lumajang (lumajangsatu.com) - Komisi D DPRD Lumajang meminta Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya untuk merawat sejumlah monumen perjuangan. Anggaran yang telah disiapkan diminta segera direalisasikan agar monumen yang menceritakan perjuangan rakyat Lumajang terawat.
"Kita minta Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya merawat monumen perjuangan rakyat Lumajang dalam melawan penjajah karena itu adalah aset Lumajang," ujar Sugianto, ketua Komisi D kepada lumajangsatu.com, Rabu (10/06/2015).
Baca juga: Masuk Hari Tenang Pilkada, Alat Peraga Kampanye di Lumajang Langsung Dibersihkan
Komisi D DPRD mencontohkan Monumen Juang Kompi Sukartiyo di Rowokangkung yang terlihat tidak terawat. Ada halaman yang luas dan bisa dijadikan tempat kegiatan untuk unjuk kreasi sehingga bisa berguna dan banyak yang tahu tentang monumen dan sejarahnya itu.
Baca juga: Denny Caknan Sukses Menghibur Pendukung Paslon 02 Indah-Yudha di Stadion Semeru Lumajang
"Dilokasi monunen Juang Kompi Sukartiyo kan itu ada halamannya, itu bisa dijadikan tempat unjuk kreasi para penggiat seni di Lumajang," paparnya.
Pada tahun 2015 DPRD sudah menganggarkan 100 juta lebih untuk perawatan dan perbaikan 5 monumen juang yang ada di Lumajang. Pada tahun 2016 jumlah tersebut akan ditambah menajdi 18 buah, sehingga monumen yang mengisahkan perjuangan warga Lumajang bisa terawat rapi dan indah.
Baca juga: Gus Rivqy DPR RI PKB Tekankan Pentingnya Jaga Keharmonisan Sosial Masyarakat Lumajang
"Tahun ini baru 5 monumen yang kita anggarkan, tahun depan kita akan tambah menjadi 18 monumen," pungkas politisi PKB itu.(Yd/red)
Editor : Redaksi