Lumajang (lumajangsatu.com) - Warga Lumajang mengeluhkan keberadaan tiang pancang listrik yang berada di jalan Alun-alun Timur tepatnya di utara penjara. Warga menilai keberadaan tiang listrik yang berada dipinggir jalan itu sangat berbahaya dan membuat jalan semakin sempit.
"Saya tidak tahu siapa yang punya, kalau mau dipasang segera dipasang jangan dibiarkan geletakan begitu saja," ujar Marsum salah seorang warga Kutorenon, Kamis (11/06/2015).
Baca juga: Kelompok Tani Cipta Jasa Dawuhan Wetan Serahkan Bantuan Korban Erupsi Semeru Lumajang
Marsum melihat tiang pancang itu sudah lama berada dilokasi tersebut. Tidak jelas nantinya tiang pancang listrik akan dipasang dimana, namun dibiarkan tergeletak tanpa ada rambu yang menunjukkan keberadaan benda tersebut.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
"Sekali lagi, jangan nunggu ada korban kebentur tiang itu baru dipindah. Selama ini jika belum ada korban maka tidak ada tindakan dari pemilik atau yang berwenang," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Edy warga Pulosari Lumajang. Edy mengeluhkan material bangunan proyek di jalan Argopuro yang meluber hampir ketengah jalan. Edy meminte kepada pemilik proyek untuk menepikan material itu karena berbahaya bagi pengendara roda dua.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Itu dijalan Argopuro mas ada material bangunan bekas perbaikan jalan tidak ditepikan. Jika proyeknya sudah selesai, ya dibersihkanlah jangan dibiarkan begitu saja," paparnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi