Lumajang(lumajangsatu.com) - Kapolres Lumajang, AKBP Aries Syahbudin benar-benar menindak tegas para armada truk pasir yang beroperasi di H-17 hingga H+7 lebaran dengan sanksi tilang. Pasalnya, truk pasir bisa menganggu arus mudik dan balik masyarakat yang keluar masuk Lumajang.
Aries mengaku, sejak H-7 lebaran, armada truk sudah dilarang melintas dijalan raya baik Nasional, Propinsi dan Kabupaten. Karena truk bisa menganggu para pemudik.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Sanksi tilang adalah intruksi saya ke anggota bila menemukan truk pasir beroperasi," ungkapnya.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Data di Satlantas Polres Lumajang ada puluhan truk pasir yang ditilang, lantaran tidak mematuhi peraturan. Selain itu, pihaknya akan memproses truk pasir yang melangga hingga persidangan di pengadilan.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
"Truk pasir banyak dikeluhkan menganggu lalu lintas dan memperlambat laju kendaraan dijalan raya," terangnya.(ls/red)
Editor : Redaksi