Lumajang(lumajangsatu.com) - Ada pemandangan menarik di Lumajang dalam merayakan hari kemerdekaan ke 70 tahun. Ternyata, kemerdekaan pembangunan di Kabupaten masih ada saja ketimpangan.
Jika, anak kota bisa merasakan latihan dan lomba baris berbaris atau gerak jalan di jalan beraspal. Ternyata, tidak bisa dinikmati oleh para pelajar SD Kandang Tepus 05 Kecamatan Senduro.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Anak-anak SD ini harus berlatih di jalan yang penuh dengan bebatuan. Foto yang dikirim pembaca setia lumajangsatu.com, Ayie E Lia sangat menyetuhi hati sebagai warga Lumajang.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
Para anak-anak SD Kandang Tepus 05 berlatih keras meski jalanya tidak semulus yang ada diperkotaan. Mereka tetap nampak bersemangat di hari Kemerdekaan ke 70 tahun, meski ditengah ketimpangan pembangunan.
Baca juga: Kemkomdigi Ajak Pemuda Lumajang Jadi Duta Digital Lawan Hoaks
Jalan mulus adalah hak warga negara, bukan hanya milik warga perkotaan, tapi pedesaan juga memiliki hak. Karena kewajiban sebagai warga negara juga sama.(ls/red)
Editor : Redaksi