Lumajang(lumajangsatu.com) - Ada pemandangan menarik di Lumajang dalam merayakan hari kemerdekaan ke 70 tahun. Ternyata, kemerdekaan pembangunan di Kabupaten masih ada saja ketimpangan.
Jika, anak kota bisa merasakan latihan dan lomba baris berbaris atau gerak jalan di jalan beraspal. Ternyata, tidak bisa dinikmati oleh para pelajar SD Kandang Tepus 05 Kecamatan Senduro.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Anak-anak SD ini harus berlatih di jalan yang penuh dengan bebatuan. Foto yang dikirim pembaca setia lumajangsatu.com, Ayie E Lia sangat menyetuhi hati sebagai warga Lumajang.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Para anak-anak SD Kandang Tepus 05 berlatih keras meski jalanya tidak semulus yang ada diperkotaan. Mereka tetap nampak bersemangat di hari Kemerdekaan ke 70 tahun, meski ditengah ketimpangan pembangunan.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Jalan mulus adalah hak warga negara, bukan hanya milik warga perkotaan, tapi pedesaan juga memiliki hak. Karena kewajiban sebagai warga negara juga sama.(ls/red)
Editor : Redaksi